Dasar-Dasar Psikologi Trading

Persiapan psikologis sangat penting ketika Anda ingin mencapai hasil yang stabil baik. Para pemula, yang baru saja memulai belajar trading, cukup sering menganggapnya sebagai sesuatu yang mudah untuk belajar, tetapi ini tidak benar.

Setelah mendapatkan untung yang kecil di awal, ia kehilangan besar dan akhirnya, bisa kehilangan modal seluruhnya.

Selama hari-hari pertama trading, Anda dapat mulai menulis semua tindakan yang Anda buat. Dalam beberapa saat, Anda mungkin melihat bahwa tidak banyak keuntungan.

Anda dapat memulai menganalisa strategi trading Anda dan juga perhatikan bahwa itu tidak buruk, tapi kemudian Anda berkomentar “ditutup terlalu dini”, atau “posisi terbuka terlalu lama”, dll.

Alasan situasi ini biasanya karena ketidaksiapan dan kurangnya rasa percaya diri. Hampir setiap trader yang telah membuat kesepakatan akan setuju bahwa disiplin diri, kontrol atas emosi, dan skill untuk mengambil keputusan yang memadai sangat penting.

Psikologi Trader

Ada terlalu banyak pergerakan di pasar, yang tidak dapat diprediksi. Jika Anda tahu segalanya, Anda akan menjadi mesin trading yang sempurna.

Karena itu sangat penting untuk memahami bahwa semua trader tidak sempurna, maka perlu untuk mengatasi kondisi psikologis yang dapat mengganggu kinerja trading.

Energi yang terbuang saat meluapkan emosi yang tidak perlu, lebih baik dicurahkan untuk mempelajari strategi-strategi baru dan menikmati momen-momen yang indah dalam hidup.

Sementara trading di pasar finansial, Anda tetap dengan strategi Anda sendiri. Jika Anda order, dan kemudian melihat bahwa semuanya tidak berjalan seperti yang di rencanakan. Mayoritas pemula mulai panik dan menutup posisi untuk mengurangi kerugian, sehingga mengubah strategi trading.

Namun, segera setelah posisi ditutup, Anda melihat bahwa grafik bergerak ke arah yang Anda inginkan tadi, tapi terlanjur loss.

Situasi ini adalah contoh dari ketidakstabilan psikologis. Ketika terjadi perubahan kecil yang tidak menguntungkan, Anda siap untuk menutup posisi. Hanya tiga hasil yang mungkin selama proses trading: keuntungan, kerugian, atau nol.

Dari tiga kemungkinan situasi, hanya satu membawa emosi positif, sedangkan dua lainnya direndam dengan emosi negatif.

Namun, jika Anda merespon pada setiap hasil negatif dengan panik, jengkel, dan ketakutan, seketika tidak akan ada energi untuk trading. Anda harus belajar untuk mengendalikan diri dan emosi Anda dan tidak menganggap setiap kegagalan sebagai akhir.

Trading harus bermanfaat tidak hanya uang, tetapi juga proses yang bahagia. Energi yang terbuang saat meluapkan emosi yang tidak perlu itu lebih baik dicurahkan saja untuk mempelajari strategi-strategi baru dan menikmati momen-momen yang indah dalam hidup.

Pengaruh Leverage

Leverage dapat memainkan lelucon yang kejam pada kegiatan trading sehari-hari. Pengaruh leverage memungkinkan Anda untuk trading dalam jumlah uang yang lebih besar daripada yang Anda investasikan.

Leverage dapat bekerja pada sebagai teman Anda atau malahan melawan Anda. Beberapa trader memilih ukuran besar leverage untuk mengoperasikan jumlah besar.

Ini menciptakan ilusi “kesempatan tak terbatas tanpa risiko apapun”, tetapi sebenarnya, tidak seperti itu.

Sebuah volume besar modal yang ditradingkan dapat membawa keuntungan besar karena leverage. Tapi jangan lupa bahwa, bersama dengan keuntungan tadi, ada kemungkinan besar untuk kehilangan hampir semua moeal.

Trader berpengalaman menyarankan untuk hati-hati menganalisa dan memilih ukuran leverage yang akan membantu Anda menghindari tingkat risiko yang tinggi.

Hal ini dimungkinkan untuk menunjukkan tiga fenomena utama dari kerja di pasar : keserakahan, harapan, dan ketakutan.

Setiap trader memiliki reaksinya sendiri pada setiap emosi yang telah disebutkan diatas, tetapi emosi ini memiliki satu kesamaan, mereka tidak membiarkan Anda membuat keputusan yang benar.

Keserakahan harus diperkuat, harapan harus dibenarkan, dan ketakutan harus memotivasidiri Anda. Hanya dalam kondisi ini emosi tidak akan membahayakan, justru malah akan membantu.

Bagaimana Cara Mengurangi Stres?

Stres adalah musuh utama para pemula. Orang akan bertindak yang berbeda ketika dalam situasi stres.

Beberapa orang menyerah dan tidak mau memperbaiki apa-apa, sedangkan beberapa lagi akan tegas menyelamatkan situasi.

Trading di pasar finansial adalah profesi paling stres yang kedua didunia, setelah profesi pencari ranjau.

Namun, jika Anda tahu inti dari masalah ini, Anda bisa mengatasinya. Hal ini sangat penting untuk mempelajari keterampilan manajemen stres.

Sumber stres bisa berbeda : dari kehilangan beberapa pips hingga sikap mitra kerja terhadap pekerjaan Anda.

Faktor eksternal akan selalu mengikuti Anda, tetapi Anda dapat mengubah sikap terhadap mereka. Musuh terbesar Anda yang harus diperjuangkan adalah emosi diri sendiri.

Psikologi trading adalah pengetahuan penting yang harus dipahami oleh setiap trader yang berkeinginan untuk menekuni bisnis pasar finansial dalam jangka waktu yang lama.

Ketika bekerja di pasar finansial, Anda perlu kepercayaan diri, konsentrasi, latihan, dan ketekunan.

Setelah itu semua, juga tergantung pada sistem trading dan strategi yang dipilih.

Sulit untuk bekerja dan mengatasi kesulitan sendiri, tetapi akan lebih bijak ada partner yang membantu Anda dalam trading, dan ini akan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan.

Sangat penting untuk mempelajari keterampilan manajemen stres sehingga, ketika Anda membuka akun trading, tidak ada yang akan memisahkan Anda dari keuntungan.

Langkah-langkah yang paling penting dari trading adalah membuka order dan disiplin menutupnya dan ini akan memperbaiki hasil trading.