Didorong Lonjakan Kasus Virus Covid-19 Kondisi Yen Kembali Menguat

Yen menguat dari tingkat terendah tiga minggu terhadap dolar AS pada Kamis (13/02) setelah Provinsi Hubei di China, pusat wabah virus covid-19, melaporkan lonjakan signifikan jumlah kasus baru virus ini sehingga memberikan sentakan ke pasar dan memicu peralihan posisi ke aset safe haven.

Menurut laporan yang dilansir Reuters Kamis (13/02) petang, yuan Cina melemah terhadap dolar seiring pembaruan terbaru dari penyebaran virus ini memberikan peringatan buruk kepada investor bahwa epidemi virus covid-19 tetap menjadi ancaman kuat terhadap prospek ekonomi global.

Hubei pada hari Kamis melaporkan 14.840 kasus baru pada 12 Februari, naik dari 1.638 kasus baru pada hari Selasa dan jumlah kematian di provinsi ini meningkat tajam dari 242 menjadi 1.310.

Komisi Kesehatan Hubei mengatakan pertambahan angka itu dimulai setelah kasus didiagnosis dengan metode baru. Ketidakpastian seputar virus ini, yang muncul di ibu kota Hubei, Wuhan akhir tahun lalu dan telah menyebar ke 24 negara lain, telah mengguncang pasar selama beberapa minggu terakhir.

Yen JPY/USD naik 0,15% pada hari Kamis di 109,94 yen, menjauh dari titik terendah 21 Januari.

Di pasar dalam negeri, yuan CNY/USD turun 0,1% ke 6,9792 per dolar, sementara di luar negeri mata uang Cina berkurang 0,12% menjadi 6,9813.

Dolar Australia, dianggap sebagai proksi risiko pada aset Cina, turun 0,19% di $0,6728, sedangkan dolar Selandia Baru berkurang 0,25% menjadi $0,6451.