Faktor Penting Sukses Trading

Dalam semua aspek kehidupan, ada pemisah antara yang menang dari yang kalah, yang sukses dari yang belum sukses, dan yang telah berhasil mencapai sasaran dari yang belum.

Kemampuan untuk membuat rencana dan tidak mengambil keputusan dengan emosional adalah cara untuk mengatasi masalah kehidupan seseorang dan dalam berhubungan dengan orang lain.

Satu hal yang penting dan lazim dimiliki oleh mereka yang telah mencapai sukses dalam kehidupannya adalah bahwa mereka mempunyai kesabaran. Ya, kesabaran juga hal penting yang seharusnya dipunyai dan dibentuk dalam kehidupan seorang trader forex.

Duduk dan mencermati pergerakan harga pasar hingga nampak setup sinyal untuk bisa membuka satu posisi trading dibutuhkan kesabaran, yang membedakan trader pemenang dari yang kalah. Kesabaran adalah sifat atau watak manusia yang membedakannya dari jenis species lain.

Ketika kita menerapkan kesabaran dalam berfikir, kita telah menggunakan bagian tertentu dalam otak kita yang berhubungan dengan perencanaan dan prediksi, sebaliknya jika kita menerapkan emosi dalam berfikir kita menggunakan bagian otak yang memang dirancang untuk situasi menyerang, menghindar dan melarikan diri.

Trader yang mempunyai kesabaran lebih cepat mencapai hasil yang memadai. Banyak trader yang tidak berbuat apa yang seharusnya untuk mencapai profit dalam tradingnya. Mereka trading dengan kurang sabar atau bahkan tidak sabar untuk memperoleh profit yang instant karena persepsi yang keliru tentang konsep ‘mencetak profit dengan cepat’ dalam trading forex.

Mereka tidak memperkirakan apa yang akan terjadi pada account tradingnya satu atau dua tahun kemudian jika trading dengan mengutamakan cara yang emosional. Trading forex adalah sebuah proses belajar yang panjang dan bukan instan.

Pada umumnya, diperlukan waktu pembelajaran paling tidak setahun, bukan selama seminggu atau bahkan sehari. Dengan menyadari bahwa kita harus sabar dalam menunggu setup trading yang benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi pasar sehingga kita tidak over-trade, dan dilakukan berulang kali, terus menerus, yang pada akhirnya akan tampak pada account trading kita yang berkembang lebih cepat dibandingkan jika kita trading dengan cara emosional, yang cenderung ‘memaksakan kehendak’ pada pasar untuk mengikuti setup trading kita.

Anda bisa mencoba cara ini dalam setahun dan account Anda akan lebih berkembang ketimbang Anda trading dengan cara yang cenderung over-trade dan emosional. Kesabaran membuat metode trading bekerja dengan baik.

Apakah Anda memindahkan stop loss atau menggeser target profit beberapa kali setelah membuka posisi ?, atau Anda stop dan keluar pada break even hanya karena melihat arah pergerakan harga yang melawan prediksi Anda ? Jika itu yang Anda lakukan maka sebetulnya Anda telah mencoba untuk mengontrol pasar dan secara otomatis akan memperkecil probabilitas metode trading yang sedang Anda gunakan.

Sebuah metode trading yang baik biasanya dibuat dan disesuaikan dengan kondisi pergerakan harga pasar, bukan untuk mengontrol pasar. Dengan dikombinasikan dengan trading plan dan money management yang tepat akan membentuk sebuah strategi trading yang baik.

Memang suatu ketika kita perlu menggeser level stop loss atau target profit untuk memaksimalkan hasil trading dalam kaidah money management, misalnya cara averaging atau pyramiding (telah pernah dibahas dalam rubrik ini), tetapi harus dengan cara yang benar dan proporsional.

Jadi faktor kesabaran sangat dibutuhkan agar metode trading yang dikombinasi dengan money management berjalan dengan semestinya. Sebaiknya kita melihat dengan sabar bagaimana pasar merespon setup trading dan risk/reward yang telah kita terapkan tanpa intervensi.

Misalnya kita set risk/reward ratio = 1 : 2, jika risk = $100, maka reward = $200. Kita punya 2 posisi yang berpotensi loss, dan kita geser level stop loss ke breakeven sebelum terjadi, sehingga hasil untuk 2 posisi ini = 0.

Ada 2 posisi lagi yang berpotensi profit, tetapi kita juga memindahkan level target profitnya ke breakeven karena mungkin over-analyze dan melakukan intervensi, sehingga hasilnya juga = 0. Jadi total = 0. Jika kita biarkan metode trading dan money management bekerja sebagai mana mestinya, maka 2 posisi yang berpotensi loss = -$200 dan 2 posisi lagi yang berpotensi profit = +$400, sehingga hasil total trading kita masih profit $200. 

Dari contoh sederhana tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa jika kita tidak cukup sabar untuk melihat bagaimana metode trading dan money management bisa bekerja dengan semestinya, kita akan memperoleh hasil yang sebaliknya karena dengan intervensi kita telah memperkecil probabilitas yang seharusnya bisa dicapai oleh kombinasi metode trading dan money management yang telah kita sepakati.

Sabar sebelum, sewaktu, dan sesudah trading. Seperti pada point sebelumnya, kesabaran diperlukan sebelum dan sewaktu trading. Sebelum trading dengan live account seharusnya kita sabar untuk trade dengan account demo dan memilih metode trading yang efektif, tidak rumit tetapi realistis, serta menerapkan risk management yang sesuai dengan balance dalam account kita.

Setelah diterapkan dalam account demo dengan hasil yang cukup memadai barulah kita membuka live account. Sewaktu trading kita seharusnya tidak mengintervensi posisi yang sedang berjalan dan direspon pasar. Nah, sesudah trading ?  Banyak trader yang tadinya sabar berubah jadi emosional setelah trading usai, baik yang profit apalagi yang loss.

Yang profit bisa saja mengalami euforia hingga kepingin masuk pasar lagi dengan cara yang sama ketika mencetak profit, dan bagi yang mengalami loss, apalagi jika loss cukup besar, merasa ingin menuntut balas pada pasar dengan emosional dalam membuka posisi selanjutnya, atau malah kapok masuk pasar lagi.

Kebiasaan tersebut bisa dihindarkan dengan membuat trading plan dan trading jurnal yang benar-benar terencana dan realistis. Evaluasi hendaknya terus menerus dilakukan setiap kali kita selesai menutup satu posisi trading, sebelum kita kembali ke pasar.

Jika memang metode trading Anda tidak memberikan sinyal trading yang valid, tidak seharusnya Anda kembali ke pasar hanya karena euforia trading atau untuk balas dendam.

Sabar sebelum, sewaktu dan sesudah trading. Dan kesabaran adalah unsur terpenting untuk mencapai sukses dalam trading forex.