Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Trading

Plus Minus Pasar Derivatif

Manula pun masih bisa mengoperasikan bisnis trading ini, asal tahu ilmunya secara mendalam.

Keuntungan Pasar Trading

Pasar keuangan terbesar di dunia adalah pasar derivatif seperti forex, saham, komoditas dan indeks saham, karena memberikan beberapa keuntungan kepada pesertanya. Beberapa keuntungan utama yang ditawarkan adalah sebagai berikut:

1. Fleksibilitas

Pasar pertukaran derivatif memberi para trader banyak fleksibilitas. Ini karena tidak ada batasan jumlah uang yang dapat digunakan untuk trading. Juga, hampir tidak ada regulasi berbelit dalam pasar. Ini dikombinasikan dengan fakta bahwa pasar beroperasi 24 jam yang sangat fleksibel bagi para trader.

Mereka yang bekerja penuh waktupundapat menikmati trading derivatif dimalam hari. Namun, mereka tidak dapat melakukan hal yang sama jika trading di pasar saham atau obligasi di negara sendiri! Karena alasan inilah trading derivatif menjadi pilihan untuk trader paruh waktu karena menyediakan jadwal yang fleksibel dengan sedikit gangguan dalam pekerjaan penuh waktu mereka.

2. Transparansi

Pasar derivatif sangat besar dan beroperasi di banyak zona waktu. Meskipun demikian, informasi mengenai pasar derivatif mudah tersedia. Juga, tidak ada negara atau Bank Sentral yang memiliki kemampuan untuk sendirian memainkan harga pasar atau memainkan harga dalam waktu yang lama.

Keuntungan jangka pendek dapat terjadi pada beberapa entitas karena adanya jeda waktu dalam menerima nformasi. Namun, keunggulan ini tidak dapat dipertahankan seiring waktu. Ukuran dalam pasar derivatif juga sangat fair dan efisien.

Selain itu, pasar derivatif memiliki volume trading yang besar. Banyak sekali transaksi perdagannyan yang terjadi di pasar derivatif daripada di tempat lain di dunia. Karena alasan inilah derivatif menyediakan likuiditas yang tak tertandingi bagi para tradernya yang dapat masuk dan keluar pasar dalam hitungan detik kapan saja mereka mau!

3. Biaya transaksi

Pasar derivatif menyediakan biaya transaksi yang rendah dibandingkan dengan pasar lain. Ketika dibandingkan dengan persentase poin, biaya transaksi trading di pasar derivatif sangat rendah dibandingkan dengan trading di pasar lain.

Ini terutama karena pasar derivatif sebagian besar dioperasikan oleh dealer yang memberikan penawaran dua arah setelah memesan spread untuk diri mereka sendiri guna menutupi risiko. Pialang yang bermain murni tanpa komisi ataupun spread sangatlah sedikit di pasar derivatif.

4. Daya Ungkit Perdagangan atau Leverage

Pasar derivatif memberikan daya ungkit yang maksimal di antara semua pasar aset keuangan. Daya ungkit atau leverage di pasar derivatif memberi investor mampu meningkatkan investasi awal sebanyak 20 hingga 30 kali lipat untuk trading di pasar.

Ini memperbesar keuntungan dan juga kerugian. Oleh karena itu, meskipun pergerakan di pasar derivatif kecil, trader pada akhirnya mendapatkan atau kehilangan sejumlah besar uang berkat leverage.

Kerugian Pasar Finansial

Minimnya pengetahuan dalam melakukan transaksi, menyebabkan kerugian.

Tidak fair rasanya bila keuntungan dalam pasar forex dijelaskan panjang lebar, sementara mengabaikan kerugian-kerugiannya. Untuk obyektifitas, beberapa kerugian telah terdaftar di bawah ini:

1. Risiko Rekanan atau Broker

Pasar derivatif adalah pasar internasional. Oleh karena itu, regulasi pasar derivatif adalah masalah yang sulit karena menyangkut kedaulatan mata uang banyak negara. Ini menciptakan skenario di mana pasar derivatif sebagian besar tidak diatur.

Oleh karena itu, tidak ada broker atau lembaga yang terpusat berani menjamin bahwa trading derivatif bebas risiko. Oleh karena itu, ketika investor atau trader melakukan trading, mereka juga harus menyadari risiko umum yang mereka hadapi yaitu risiko bahwa rekanan mungkin tidak memiliki niat atau kemampuan untuk menghormati kontrak, dalam hal ini membayar penuh keuntungan, menjamin risiko dan sebagainya.

Oleh karena itu dalam trading derivatif harus cermat dalam memilih rekanan atau broker serta membuat rencana pencegahan untuk mengurangi risiko tersebut.

2. Risiko Leverage

Pasar derivatif mampu memberi daya ungkit yang maksimal. Kata “Leverage” secara otomatis menyiratkan risiko dengan rasio 20 hingga 30 lipat.

Penting diketahui, bahwa tidak ada batasan jumlah dalam pergerakan yang terjadi di pasar Forex pada hari maupun momen tertentu, ada kemungkinan bahwa seseorang dapat kehilangan semua investasi atau uang mereka dalam hitungan menit jika mereka memasang taruhan yang menyediakan leverage besar.

Investor dan trader pemula cenderung membuat kesalahan seperti itu, karena mereka tidak memahami risiko yang ditimbulkan oleh leverage.

3. Risiko Operasional

Trading derivatif sulit dikelola secara operasional. Ini karena pasar derivatif bekerja sepanjang waktu sedangkan manusia tidak. Oleh karena itu, trader harus menggunakan algoritma atau tool tertentu untuk melindungi nilai investasi mereka ketika tidak berada didepan monitor.

Atau, membuat 2 atau 3 tim yang bergantian dalam pengawasan posisi trading. Ini juga dilakukan oleh perusahaan multinasional yang memiliki meja trading yang tersebar di seluruh dunia. Namun, itu hanya bisa dilakukan jika trading dilakukan dalam skala yang sangat besar.

Bagi para trader retail yang kecil-kecil, sebaiknya tidak terlalu lama berada dipasar. Artinya clear posisi ketika sudah offline dari market. Atau gunakan tipe trader jangka pendek.

Trader dan Investor yang cerdas, selalu belajar dan menghitung resiko dengan cermat.

Oleh karena itu, jika seseorang tidak memiliki modal atau pengetahuan bagaimana mengelola posisi mereka ketika mereka sedang offline, pasar derivatif dapat menyebabkan kerugian dengan nilai yang signifikan tanpa monitoring di malam hari atau pada akhir pekan.