Meningkatkan Profit Trading

Trading dengan strategi price action dengan benar dan akurat akan menghasilkan probabilitas profit yang cukup tinggi. Namun, ada trik-trik tertentu yang harus dilakukan trader.

Price action merupakan cara trading dengan mengamati dan menganalisa bentuk-bentuk formasi pin bar yang terjadi pada candlestick chart.

Ketika equity kita dalam trading sudah terbatas, pemilihan strategi price action yang tepat dan hati-hati boleh jadi cukup efektif untuk menghemat “peluru” equity kita.

Namun, meski trading menggunakan strategi price action dengan benar dan akurat akan menghasilkan probabilitas profit yang cukup tinggi, ada poin lain yang perlu diperhatikan. Poin itu adalah disiplin dan kesabaran kita dalam mengamati formasi pin bar yang terbentuk hingga sesuai dengan kondisi pasar yang kita harapkan dan telah kita pelajari dalam kaidah-kaidah trading dengan price action.

Berikut tips-tips agar dapat melakukannya. Hindari sering masuk pasar tanpa target kondisi pasar yang tepat. Jika kita mengangkat suatu beban yang cukup berat, maka semakin besar tenaga yang kita keluarkan semakin cepat beban terangkat. Tetapi tidak demikian halnya dalam trading forex.

Semakin kita sering masuk pasar dengan kekuatan besar, bisa jadi equity kita semakin susut. Hal itu disebabkan karena kita sering masuk pada kondisi pasar yang tidak tepat, atau strategi yang kita terapkan kurang efektif untuk menyiasati pergerakan harga pasar.

Dalam kaidah strategi price action, kita dianjurkan untuk trading dengan basis time frame daily, dan hanya jika formasi pin bar yang terbentuk telah memenuhi kaidah untuk entry baru kita lakukan. Untuk mencermati formasi pin bar yang terdiri dari 3 bar berurutan, berarti minimal selama 3 hari berturut-turut kita lakukan pengamatan jika pada awal minggu baru mulai terlihat tanda terbentuknya formasi.

Mungkin hanya sekali atau dua kali dalam seminggu kita trading, tetapi dengan strategi price action yang kita terapkan itu boleh jadi probabilitas kita untuk memperoleh keuntungan sangat besar. Dalam hal ini kita dituntut untuk sabar dan disiplin. Setup price action dan pentingnya faktor konfluensi.

Confluence atau sebut saja konfluensi dalam hal ini adalah pertemuan beberapa faktor yang saling menunjang dalam menguatkan kaidah price action yang telah terbentuk. Ada banyak faktor, tetapi yang dominan adalah support dan resistance, baik yang berupa garis horisontal maupun yang dinamis berupa exponential moving average (ema),biasanya ema 8 daily dan ema 21 daily.

Pada illustrasi berikut kita temukan 3 setup price action yang masing-masing didukung oleh 3 faktor konfluen, yaitu : momentum trend yaitu uptrend, lapisan support dynamic dari ema 8 dan ema 21 daily, dan garis-garis support horisontal. Perhatikan bahwa ketiga faktor tersebut menguatkan kita untuk entry.

Pada kasus selanjutnya kita perhatikan ada 2 pin bar yang cukup bagus, tetapi tidak didukung oleh faktor konfluen. Pin bar yang mengindikasikan pembalikan arah trend tersebut ternyata malah segera berbalik arah (prediksi kita akan terus naik ternyata turun).

Hal itu disebabkan karena tidak adanya faktor konfluen seperti momentum trend, garis support/resistance, moving average, atau bahkan 50% fibo retracement. Sebagai kesimpulan, disamping memperhatikan formasi pin bar, dalam trading dengan price action kita sangat dianjurkan untuk mengkonfirmasikannya dengan faktor-faktor konfluennya agar probabilitas keuntungan kita tinggi.

Faktor konfluen yang signifikan adalah level support/resistance, baik berupa garis horisontal maupun yang dynamic (moving average) serta fibonacci retracement level. Tentu saja trend pergerakan harga juga penting dan tentunya telah kita antisipasi sebelum mencermati aktor konfluen lainnya. Selain itu, daily time frame juga sangat dianjurkan untuk menghindari noise dan kesalahan sinyal pada time frame yang rendah terutama di bawah time frame 1-hour.